Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjalankan Bisnis Fingo dengan Langkah yang Tepat

Searah dengan perkembangan teknologi pada bidang penjualan produk, tidak sedikit platform marketplace yang muncul. Salah satu golongan yang saat ini bisa dijadikan ladang bisnis adalah Fingo. Sebenarnya, cara menjalankan bisnis fingo tidak jauh berbeda dengan marketplace lainnya.

Bagi yang penasaran tentang bisnis ini, maka harus paham dulu seluk-beluknya. Pada artikel ini, akan dijelaskan tentang proses menjalankannya, jenis bisnis fingo, serta keuntungannya. Agar lebih paham lebih dalam, simak uraian lengkapnya di bawah ini:

Definisi Bisnis Fingo

Fingo adalah golongan platform yang berguna sebagai media jual-beli berbagai rincian produk secara online. Wilayah yang menjadi fokus utama bisnis ini adalah di wilayah Asia Tenggara. Uniknya, hanya bisnis fingo ini yang menerapkan sistem bagi hasil.

Baca juga: Cara jualan pulsa lewat SMS dan cara Transaksinya

Jika dibandingkan dengan bisnis di platform lainnya, sistem di Fingo ini memang tidak sama. Meski demikian, bisnis ini tergolong sangat menguntungkan. Namun untuk mendapat keuntungan besar, diperlukan cara menjalankan usahanya dengan baik.

Tingkatan yang Ada Pada Bisnis Fingo

Cara Menjalankan Bisnis Fingo
Bisnis di Fingo perlu diperhatikan lebih

Sebelum melangkah pada cara menjalankan bisnis fingo, harus tahu dulu tingkatan pada peluang bisnis fingo yang bisa dipilih. Jadi pada bisnis Fingo ini, ada beberapa tingkatan bisnis dengan kualifikasi yang berbeda. Proses menjalankannya juga tentunya tidak sama.

Bahkan proses mendapatkan keuntungannya juga masih ada perbedaan. Oleh karenanya, tingkatan ini harus dipahami agar proses memilihnya bisa dilakukan dengan mudah. Untuk lebih jelasnya, simak struktur uraian detailnya berikut ini:

1. Shopper

Pada tingkatan pertama, ada yang namanya shopper. Untuk tingkatan ini, maka siapa saja bisa melakukan pendaftaran untuk memulai proses berjualan. Selain menjadi penjual, pada tingkatan ini pengguna juga bisa memanfaatkan kode referral.

Baca juga: Cara menambah bidang usaha di OSS dengan mudah dan cepat

Jadi selain keuntungan dari berjualan, pengguna juga akan mendapat keuntungan dari setiap penggunaan kode referral tersebut. Karena tingkatan ini mudah dimasuki siapa saja, maka proses pendaftarannya juga tidak akan terlalu sulit.

2. Preferred Shopper

Kemudian untuk jajaran bisnis yang kedua adalah preferred shopper. Khusus untuk tingkatan ini, maka pengguna harus melakukan pembelian gift pack dari pihak Fingo. Tanpa melakukan pembelian gift pack, maka proses pendaftarannya tidak akan bisa dilakukan.

Meski demikian, pembelian gift pack ini bukanlah proses yang merugikan. Justru dengan membeli gift pack, maka nantinya akan ada cashback yang akan didapat seumur hidup. Selama Fingo masih dijalankan, maka cashback tersebut akan terus diberikan.

3. Affiliate Trainer

Ada juga tingkatan affiliate trainer yang bisa dipilih. Jika mendaftar pada tingkatan ini, maka pengguna akan mendapat golongan keuntungan yang berlipat. Jadi, sumber keuntungannya ada banyak dan bukan hanya dari sponsor Fingo saja.

Baca juga: Cara mendapatkan izin usaha pertambangan galian C yang benar

Keuntungan tersebut bisa berasal dari shopper Fingo yang sudah mendapat sponsor, bonus dari berjualan, dan dari sumber lainnya. Dengan banyaknya sumber keuntungan ini, maka proses meraih pendapatan yang jauh lebih besar akan mudah.

4. Affiliate Marketer

Terakhir, ada juga tingkatan affiliate marketer. Pada tingkatan ini, maka nilai atau nominal keuntungannya akan sangat besar. Bagi affiliate marketer di Fingo, cashback yang bisa didapat bisa sampai 20 persen dalam sekali proses transaksi.

Dengan demikian, jumlah keuntungannya akan jauh lebih besar lagi. Proses daftar dan menjalankan bisnisnya sendiri tidak jauh berbeda dengan affiliate marketer di platform lainnya. Jadi pengguna juga tidak akan kesulitan dalam pemanfaatannya.

Langkah Menjalankan Bisnis Fingo

Untuk cara menjalankan bisnis fingo sendiri bukanlah proses yang sulit. Bisnis ini sudah didesain khusus untuk mudah diikuti dan dijalankan. Namun tetap saja, setiap langkah prosesnya tetap harus diikuti dengan baik agar bisnisnya bisa berjalan dengan lebih terarah.

Baca juga: Cara membuat surat keterangan usaha beda domisili

Setidaknya ada empat cara untuk memulai bisnis ini yang bisa diikuti. Apabila semua langkahnya diikuti dengan baik, maka prosesnya bisa diselesaikan dengan mudah. Penasaran bagaimana proses dan langkahnya? Simak jawabannya berikut ini:

● Langkah awal yang bisa diaplikasikan adalah dengan mempelajari peluang bisnis Fingo khususnya di wilayah Indonesia. Dengan melakukan proses ini, maka bisa dipahami dengan mudah bagaimana pasar bisnis Fingo bisa berjalan di Indonesia.

● Setelah peluangnya sudah dipahami dengan baik, segera tentunya level bisnis yang ingin dimasuki dan ingin dijalankan.

● Apabila sudah menentukan, maka langsung saja hubungi pihak sponsor untuk melakukan proses pendaftaran bisnis.

● Jika proses pendaftaran selesai, maka proses menjalankan bisnis bisa langsung dilakukan. Prosesnya hanya perlu dengan mengikuti arahan yang diberikan. Tidak perlu stok barang, membuat toko online, dan yang lainnya. Semua akan dijalankan oleh sistemnya.

Melalui empat proses ini, maka menjalankan bisnis Fingo bisa dimulai. Asal proses yang dilakukan sudah sesuai dengan arahan, maka nantinya akun akan terdaftar dengan mudah. Kemudian, pundi-pundi keuntungan akan didapat secara berkala.

Baca juga: Tips cara membuka usaha cucian modal anti ribet

Keuntungan Menjalankan Bisnis Fingo

Setelah mengetahui informasi tentang cara menjalankan bisnis Fingo, maka harus tahu juga apa saja keuntungannya. Jadi dengan menjalankan peluang bisnis fingo ini, setidaknya ada delapan keuntungan yang bisa didapatkan. Untuk lebih jelasnya, simak rincian penjelasan berikut ini:

1. Lisensi Internasional

Dengan mendaftar pada Fingo, maka nantinya pengguna akan mendapat kemudahan dalam berjualan skala besar. Hal ini dikarenakan Fingo sudah berlisensi internasional. Jadi, pengguna juga bisa mendapat keuntungannya dengan melakukan proses penjualan di luar negeri.

Jadi setelah melakukan pendaftaran, maka pengguna juga bisa menjual barang di Singapura, Malaysia, atau negara-negara lainnya. Hal ini tentunya akan sangat menguntungkan dan bisa mengarahkan pengguna untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

2. Penghasilan Real Time

Selama proses menjalankan bisnis ini, maka pengguna akan mendapat penghasilan secara real time. Nantinya, penghasilan tersebut akan dikirimkan langsung ke akun pribadi di Fingo. Kemudian untuk proses pencairannya bisa dilakukan satu minggu sekali.

Baca juga: Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil

Jadi setiap ada pemasukan yang didapat, maka Fingo akan memberikan notifikasi secara real time. Hal ini pastinya bisa membuat pengguna tahu perkembangan keuntungan bisnisnya secara berkala agar lebih cepat untuk dicairkan.

3. Tidak Perlu Cari Supplier

Pengguna juga tidak perlu mencari supplier untuk melakukan proses penjualan produknya. Fingo sudah menyediakan semua produk yang bisa dijual dengan berbagai kategori. Dengan demikian, pengguna bisa langsung menjualnya tanpa harus seleksi supplier terlebih dahulu.

4. Tidak Perlu Website

Biasanya, penjual produk-produk tertentu akan membangun sebuah website sendiri agar mudah melayani pembeli. Namun dengan bisnis Fingo, maka pengguna akan langsung diberi website khusus yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan layanan.

Dengan demikian, proses menjalankannya akan jauh lebih mudah dan bisa langsung melayani pembeli setiap waktu. Proses ini tentunya akan jauh lebih ringkas daripada harus mengurus proses pembuatan websitenya sendiri.

Baca juga: Cara membuat izin usaha micro kecil online mudah dan cepat

5. Tidak Harus Kreatif

Penjual produk juga tidak perlu kreatif agar pembelinya banyak. Pengguna hanya perlu memanfaatkan berbagai materi, fitur, dan layanan yang sudah disediakan. Dengan demikian, prosesnya akan jauh lebih sederhana dan ringkas tanpa harus pusing memikirkan proses menggaet pembeli.

6. Tidak Ada Batas Maksimal

Fingo tidak memberikan batasan apapun pada penggunanya. Jika bisnis ingin dikembangkan menjadi lebih besar, maka akan sangat memungkinkan dan prosesnya bisa terus berjalan. Jadi, Fingo tidak akan membatasi skala bisnis pada satu titik tertentu saja yang tentunya akan merugikan penjual.

Itulah penjelasan lengkap tentang cara menjalankan bisnis fingo dan beberapa informasi lainnya. Dengan adanya pembahasan di atas, maka proses pemahamannya akan jauh lebih mudah dan lebih terarah. Kemudian, proses memulai bisnisnya akan lebih tepat.

Kesimpulan

Ulasan diatas merupakan sekedar informasi. 

Perlu difahami bahwa sampai saat tulisan ini dibuat Fingo sendiri belum masuk atau belum terdaftar dan mendapatkan izin secara resmi di Indonesia. Dengannya, sebelum memulai bisnis Fingo kami sangat menyarankan untuk pelajari lebih dalam tentang cara bisnis Fingo dan ketahui lebih jauh tentang izin resmi yang dimiliki oleh fingo itu sendiri. Agar hal-hal yang tidak diingin tidak terjadi.

Terimakasih sudah mampir dan membaca di blog kami Barangku.id. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.